BREAKING NEWS

Thursday, March 24, 2016

Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusasteraan

ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTERAAN



Ilmu Budaya Dasar merupakan dasar kemanusiaan yang bersal dari bahasa inggris the humanities yang berarti manusiawi,lebih dan halus . pada umumnya humanities dikaitkan dengan ideology dan filsafat oleh karena itu dijadikan sebgai ilmu ilmu kemanusiaan,ada juga yang menerjemahkan menjadi pengetahuan budaya.
Hamper setiap saat seni mengambil peran penting dalam the humanities karena seni merupakan ekspresi yang bersifat tidak formatif. Hamper setiap jaman sastra memiliki peranan penting,karena sastra mempergunakan bahasa,sastra juga mudah berkomunikasi.
Cabang cabang seni yang lain pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi.sastra juga didukung oleh cerita yang mana orang akan tertarik dengan cerita. Oleh karena itu karya seni memeliki peranan penting.
Ada juga tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra dan karya sastra, yaitu :
ñ Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra.ñ Teori sastra adalah asas-asas dan prinsip-prinsip dasar mengenai sastra dan kesusastraan.ñ Seni sastra adalah proses kreatif menciptakan karya seni dengan bahasa yang baik, seperti puisi, cerpen/novel, atau drama.

Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia sangat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya.

ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Dalam kesusasteraan Indonesia kita mengenal Jenis prosa lama dan prosa baru
Prosa lama
-Dongeng-dongeng
-Hikayat
-Sejarah
-Epos
-Cerita pelipur lara
Prosa baru meliputi
-Cerita pendek
-Novel
-Biografi
-Kisah
-Aoutobiografi
NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI
Adapun nilai –nilai yang diperoleh pembaca antara lain
§     Prosa fiksi memberikan kesenangan
Pembaca dapat pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri persitiwa dan kejadian yang dikisahkan
§     Prosa fiksi memberikan informasi
Kadangakala prosa fiksii memberikan informasi yang tidak ada pada ensklopedia
§     Prosa fiksi memberikan warisam cultural
Prosa dapat menstimulasi imaginasi,dan merupakan sarana warisan budaya
§     Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa seseorang dapat menilai banyak individu dan memberikan penilainh tersendiri terhadap peristiwa peristiwa yang telah terjadi
Karya sastra dapat menyuarakan aspiarasi jamanya yg mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki jamannya
Karya sastra yang menyeruakkan gejolak jamn biasaya mengajak pembaca untuk tidak melakukan sesuatu dan hanya merenung

Kedua karya sastra ini menyampaikan masalah dengan cara adanya interaksi antara para tokoh yang menyampaikan berbagai macam cerita yang diberikan

Manusia Dan Kebudayaan


MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
MANUSIA
Manusia dialam dunia memiliki peranan yang sangat unik. Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang sling tekait satu dan lainnya. Manusia tergolong pada mahluk biologi yakni sebgai mahluk mammalian atau hewan  menyusui. Sedangkan dalam hal ekonomi manusia cenderung untuk memperoleh keuntungan yang disebut sebagai (homo economic),manusia tidak dapat berdiri sendiri,manusia selalu menginginkan kekuasaan maka oleh karena itu manusia berbudaya,dan manusia memiliki Kebudayaan.

HAKEKAT MANUSIA
-Mahluk ciptaaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
-Mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna,jika dibandingkan dengan mahluk lainnya
-Mahluk biokultural,yaitu mahluk hayati yang budayawi
-Mahluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi),mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan jika dikaji dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal,sedangkan dalam bahasa latin,kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai salah satu”segala sesuau yang dihasilkan oleh akal budi manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah dan tempat tinggalnya.
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
1.System religi (system kepercayaan)
2.Sistem organisasi kemasyarakatan
3.System pengetahuan
4.System mata pencaharian hidup dan system ekonomi
5.System teknologi dan peralatan
6.Bahasa
7.Kesenian
WUJUD KEBUDAYAAN
1.Kompleks gagasan,konsep dan pikiran manusia
Wujud ini disebut system budaya sifatnya abstark,tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala manusia penganutnya.
2.Kompleks aktivitas
Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi ,konkret,dapat di observasi
3.Wujud sebagai benda
Aktivis manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari penggunaan hasil karya.

Kebudayaan memiliki beberapa ciri, salah satunya dengan diteruskan nya kebudayaan melalui proses belajar. Apa maksud dari pengungkapan tersebut? maksudnya kebudayaan secara turun temurun akan terus berlanjut, tetapi tetap ada proses pembelajaran.

Ada beberapa hal Positive yang perlu kita tekankan dan ada beberapa hal Negative yang perlu kita jauhkan dalam kehidupan sehari- sehari mengenai manusia dan kebudayaan nya.

(+) Positive
1.Menghargai seluruh kebudayaan yang pernah kita ketahui dan temui
2.Melestarikan kebudayaan
3.Menjungjung tinggi nilai suatu kebudayaan
(-) Negative
1.Terpengaruh dengan budaya asing yang dapat merusak moral serta martabat khususnya di dalam kebudayan yang kita miliki, contoh nya seperti berpakaian yang kurang sopan akibat dari pengaruh budaya barat.
2.Kesenjangan budaya yang menyebabkan budaya yang satu dengan yang lain saling berselisih
3.Meninggalkan warisan budaya, seperti alat musik Tradisional Serunai dari daerah Minang yang sekarang jarang terlihat atau bahkan jarang digunakan oleh masyarakat pada umum nya.


STUDI KASUS :

Dalam masa-masa sedang majunya teknologi terlihat perilaku masyarakat yang sudah meninggalkan budayanya karena terpengaruh buudaya Negara lain, yang seperti kita sering lihat adalah perilaku remaja saat ini yang sudah jarang bahkan meninggalkan budaya negeri sendiri karena menganggap lebih kerennnya budaya asing, ironisnya budaya yang kita tinggalkan akhirnya di rebut oleh negara tentangga dan baru di akui jika sudah terjadi seperti itu, dan perilaku masyarakat yang sudah saling tidak peduli saya sering melihat di jalan masyarakat sudah tidak peduli terhadap sesama seperti tidak saling menghargai dan lain sebagainya contohnya pengendara motor menaiki trotoar dan mengklanson para pejalan kaki terlihat di sini budaya saling menghargai sudah hilang


Sunday, November 15, 2015

ILMU SOSIAL DASAR


 ILMU SOSIAL DASAR



 Penyusun:
    
·        Devi Mailyana (21315756)
·        Attiya Nur A
·        Zendy Adhinegoro
·        Hafiz Nur Rahmanda
·        Bagas Hestu
·        Racheel Devi Sabrina
·        Muhamad Ferial Putra

Kelas: 1TB05


                  

         
Kata Pengantar


Puji Syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya dengan judul “Pengantar Ilmu Sosial Dasar”. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Makalah ini dibuat bukan hanya untuk melengkapi tugas mata kuliah Ilmu Sosial  Dasar, tetapi juga diharapkan bisa sebagai pedoman untuk menambah pengetahuan tentang perubahan sosial di kehidupan masyarakat sehingga kita bisa beradaptasi dan menyaring hal-hal yang positif dari kebudayaan baru yang akan berubah semakin cepat.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita dalam usaha mewujudkan proses kemajuan dalam kehidupan sosial dan berbudaya.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Oleh karena itu, kami butuh kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini. 














22 Oktober 2015




Penyusun







DAFTAR ISI


Kata Pengantar ………………..…….………………………………….……....... 1

Daftar Isi…………………………………………………………………..……...  2

BAB 1 PENDAHULUAN
1.          Latar Belakang…..………………………………………………………  3
2.          Rumusan Masalah…………………………………………….…………  4

BAB II PENGERTIAN
1.      Pengertian Ilmu Sosial Dasar…………………………..……….....……… 5
2.      Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial…………………...……... 5
3.      Tujuan Ilmu Sosial Dasar…………..……………………..………………. 6
4.      Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar ……………….………………...….….. 7
5.      Masalah–masalah sosial dalam Ilmu Sosial Dasar……………………………………………………………………...  7

BAB III PENUTUP
1.      Kesimpulan …….…………………………..…………………………..… 9
2.      Saran ..………..…………………………………………………………...  9

Daftar pustaka……………………………………...…………………..………...  10
















BAB I
PENDAHULUAN


LATAR BELAKANG
Ilmu Sosial Dasar merupakan salah satu ilmu sosial yang dipelajari untuk mengatasi atau memecahkan masalah sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Pada dasanya, ilmu sosial dasar memberikan gagasan atas masalah atau kejadian yang terjadi pada masyarakat yang dapat kita kaji dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam mayarakat.

Ilmu sosial dasar yang diperuntukan untuk menyelesaikan berbagai masalah pada akhirnya dimuat menjadi kurikulum bagi mahasiswa dalam proses pembelajarannya. Hal ini dikarenakan beberapa faktor yang mendukung di muatnya Ilmu Sosial Dasar dalam proses pembelajaran mahasiswa, antara lain :
1.    Banyaknya kritik yang ditunjukkan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi bahwa sistem pendidikan yang diberikan masih berbau kolonial dan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. Dalam hal ini pendidikan yang ditujukan pada sistem pendidikan Indonesia hanya diperuntukan agar para mahasiswa menjadi para ahli yang terampil di bidangnya, bukan terampil dalam bidang ilmu sosial dalam masyarakat.
2.    Sistem pendidikan saat ini masih tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya.
3.    Sistem pendidikan tinggi yang hanya melihat aspek keterampilan akademik. Mahasiswa dinilai kurang melihat perkembangan masyarakat luar karena hanya terfokus kepada bidang mahasiswa masing-masing.

Karena hal tersebut, banyak tenaga ahli yang ahli dalam bidangnya, namun wawasan terhadap fenomena yang terjadi dalam masyarakat sangatlah sempit. Padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah antara disiplin ilmu diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat yang demikian kompleks. Tidak hanya itu, sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang “elite” bagi masyarakat kita sendiri, kurang akrab dengan lingkungan masyarakat, tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya. Perguruan tinggi seolah-olah menara gading yang banyak menghasilkan sarjana-sarjana “tukang” tidak mau dan peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat. Sedangkan mahsiswa yang seharusnya dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan mempunyai tiga kemampuan, yaitu personal, akademis dan profesional.
1.    Kemampuan personal
Mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai agama, masyarakat, pancasila serta pandangan luas terhadap berbagai masalah masyarakat Indonesia.

2.    Kemampuan akademik
Mahasiswa diharuskan memiliki kemampuan akademik yang cukup setelah mereka menjadi sarjana. Kemampuan akademik yang perlu mereka milik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan dan mampu berpikir logis, kritis, sistematis dan analitis. Serta memiliki kemampuan untuk mengedintifikasi dan merumuskan masalah yang sedang dihadapi.

3.    Kemampuan professional
Kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dan mereka diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan yang tinggi dalam profesinya.


RUMUSAN MASALAH
Rumusan dari makalah ini adalah:
1.    Pengertian Ilmu Sosial Dasar
2.    Tujuan dari Ilmu sosial Dasar
3.    Ruang lingkup Ilmu Sosial Dasar
4.    Masalah-masalah sosial dalam Ilmu Sosial Dasar






BAB II
PENGERTIAN

Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia.

Maka dari itu, pelajaran ilmu sosial dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya.

ILMU SOSIAL DASAR & ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
·         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang didasari berdasarkan suatu nilai dalam berkependudukan yang bertempat di suatu negara. Bisa dengan cara menilai, menyimpulkan, dan juga menganalasis suatu permasalahan yang ada di sekitarnya, menggunakan suatu nilai yang  terpenting dalam ilmu sosial dasar. Nilai penting dalam ilmu sosial dasar yaitu fakta, konsep, dan teori, semua nilai tersebut diambil dari sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
·         Ilmu Pengetahuan Sosial
Pengertian ilmu pengetahuan sosial lebih diartikan dengan “penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Ilmu Pengetahuan Sosial itu sendiri mempunyai arti ilmu yang mempelajari tentang hubungan sosial di dalam bermasyarakat. Ilmu Pengetahuan Sosial juga mengajarkan kita dalam berinteraksi yang baik dengan masyarakat sekitar. Misalnya, kita harus menghormati orang yang lebih tua, berbicara dengan bahasa yang baik dan benar, dan bersikap sopan santun.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan yaitu :
·         Adapun persamaan antara keduanya adalah :
  1. Keduanya sama-sama merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
  2. Keduanya bukan berada dalam disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari fakta sosial dan masalah sosial.
·         Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
  1. Ilmu Sosial Dasar diberikan di perguruan tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan hanya di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
  2. Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah yang tunggal, sedangkan  Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
  3. Ilmu Sosial Dasar lebih tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

TUJUAN ILMU SOSIAL DASAR
·        Tujuan umum ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam.

·        Tujuan khusus:
1.    Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang ada dalam masyarakat.
2.    Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3.    Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
4.    Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang timbul dalam masyarakat.

RUANG LINGKUP ILMU SOSIAL DASAR
Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul di dalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar yaitu :
1.    Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2.    Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
3.    Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.
Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
1.    Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan.
2.    Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3.    Masalah pemuda dan sosialisasi.
4.    Masalah hubungan antara warga negara dan negara.
5.    Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6.    Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
7.    Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8.    Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.

MASALAH – MASALAH SOSIAL DALAM ISD

Ilmu sosial juga menelaah gejala-gejala yang wajar dalam masyarakat seperti norma-norma, kelompok sosial, lapisan masyarakat, lembaga-lembaga kemasyarakatan, proses sosial, perubahan sosial dan kebudayaan, serta perwujudannya. Tidak semua gejala tersebut berlangsung secara normal sebagaimana dikehendaki masyarakat bersangkutan. Gejala – gejala tersebut dinamakan masalah – masalah sosial. Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Atau menghambat terpenuhinya keinginan – keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial.

Beberapa contoh masalah sosial dalam masyarakat antara lain: pengangguran, kebodohan, kemiskinan, kenaikan sembako, kejahatan, pungutan liar, tuna wisma, penggusuran, peperangan, disorganisasi keluarga, homoseksualitas, kebakaran, bencana alam, pencemaran lingkungan, dan  tingginya angka kelahiran.
1.    Kemiskinan
Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.
2.    Kejahatan
Kejahatan disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama, yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya.
3.    Disorganisasi Keluarga
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajibannya yang sesuai dengan peranan sosialnya.
4.    Peperangan
Peperangan merupakan suatu bentuk pertentangan dan juga suatu lembaga kemasyarakatan. Peperangan merupakan bentuk pertentangan yang setiap kali diakhiri dengan suatu akomodasi.
5.    Pelacuran
Pelacuran merupakan suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual dengan mendapat upah.
6.    Homoseksualitas
Homoseksualitas merupakan pola perilaku para homoseksual, sedangkan homoseksual adalah seseorang yang cenderung mengutamakan orang yang sejenis kelaminnya sebagai mitra seksual.







BAB III
PENUTUP


KESIMPULAN

Ilmu Sosial Dasar sangatlah penting dan berpengaruh terhadap kehidupan kita, karena sangat membantu kita untuk menjadi individu yang baik. Selain itu juga Ilmu Sosial Dasar pada hakikatnya mengingatkan kepada setiap manusia bahwa manusia adalah makhluk sosial sehingga tidak jarang terjadi masalah antara setiap manusia.


SARAN

Sebagai makluk sosial, manusia\ hidup saling bergantung terhadap manusia lain. Jadi, janganlah menjadi pribadi yang hanya mementingkan individu sendiri melainkan ikut memikirkan orang-orang yang ada di sekitar kita.




VIDEO:



















DAFTAR PUSTAKA



http://galihpermanaworks.blogspot.co.id
http://ariefsz.blogspot.co.id
https://praptoprasojo.wordpress.com


 
Back To Top
Copyright © 2014 Muhamad Ferial Putra Ramadhan. Designed by OddThemes