BREAKING NEWS

Saturday, April 23, 2016

Manusia dan Keindahan

 Manusia dan Keindahan

 KEINDAHAN 
Keindahan bersalah dari kata indah ,artinya bagus,permai,cantik,elok dan molek. Keindahan menurut manusia sangat luas cangkupannya sehingga keanekaragaman pengertian indah pun didapatkan. Sehingga keindahaan identik dengan kebenaran,keduanya memiliki arti dan nilai yang abadi.
Sebenarnya untuk menyatakan keindahan adalah hal yang abstrak karena penilaian seseorang akan berbeda dengan yang lainnya. Keindahan hanya sebuah konsepsi yang nyata.
Dalam filsafat pengertian keindahan dibagi menjadi
1.      Keindahan dalam arti luas
2.      Keindahaan dalam estetis murni
3.      Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungan dan penglihatan

NILAI ESTETIK
The liang gie menjelaskan bahwa pengertian keindahaan dianggap sebagai salah satu nilaimoral.maka nilai yang berhubungan dengan segala yang mencangkup keindahan disebut sebagai nilai estetika. Sedangkan dalam bidang filsafat  estetika adalah hal yang abstrak untuk diketahui. Maka dari itu nilai suatu benda akan berubah secara psikologis sesuai kegunaan dan fungsi benda tersebut disuatu pihak pemegang.

KONTEMPLASI DAN EKSTANSI
Keindahaan dinikmati menurut selera seni dan selera biasa. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh factor kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Sedangkan ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah bila dipandang. Apabila kontemplasi dan ekstensi dihubungkan dengan kreativitas,maka kontemplasi adalah factor pendorong terjadinya sebuah keindahaan.

SEBAB MANUSIA MENCIPTAKAN KEINDAHAN
Keindahan pada dasarnya adalah hal yang alamiah. Alamiah berarti wajar dan tidak berlebihan. Pengungkapan karya seni dalam hal ini didasari oleh motivasi tertentu dan dengantujuan tertentu pula. Berikut adalah contoh pengungkapan karya
1.      Tata nilai yang telah usang
Tat nilai jelmaan dalam adat istiadat ada yang sudah tidak lagi sesuai dengan keaadan pada masa saat ini ,contohnya derajat wanita lebih rendah
2.      Kemrosotan Zaman
Keadaan yang merendahkan derajat dan nilai kemanusiaaan ditandai dengan kemrosotan moral. Kemrosotan moral saaat ini diketahui dengan tingkat tingkah laku para remaja yang dirasa semakin bobrok dan tak terkendali
3.      Penderitaan manusia
Banyk factor yang membuat menderita namun hal yang menjadikan penderitaan ialah manusia itu sendiri.
4.      Keagungan tuhan
Keagungan tuhan dibuktikan dengn penciptaaan yang maha luar biasa didunia ini dengan diberi keindahan yang mutlak diciptakan oleh Tuhan.

 RENUNGAN
Renungan artinya diam diam memikirkan sesuatu atau memikirkan sesuatu dengan dalamdalam.dalam merenuung ada 3 teori yakni
1.      Teori Pengungkapan
Teori ini memperlihatakan kejadian yang dirasakan oleh penulis,atau yang telah dialami oleh penulis.teori ekspresi yng paling terkenal ialah filsuf Italian  benecdo croce (1886-1952) dengan seni adalah pengungkapan dari pesan pesan.
2.      Teori Metafisik
teori metafisis merupakan salah satu teori yang tertua yang berasal dari plato yang karya karyanya membahasa estetik filsafati konsepsi keindahan dan karya seni. Dalam jaman modern suatu teori seni lainnya juga bercorak metafisi dikemukakan oleh Arthur dengan seni merupakan pemahaman realita.
3.      Teori Psikologis
Teori psikologis merupaka teori tentang pengembangan dimana bertemunya nilai-nilai metafisik yang dikaji dengan mengunakan nilai nilai psikologis sehingga menemukan estetila yang diingkan. Suatu teori dapat dikataakan teori psikologis dikarenakan memandang seni sebagai lambing dari perasaaan
KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata yang berarti cocok dan sesuai. Kata coccok mengandung unsure  perpaduan,pertentangan,ukuran dan seimbang.
Dalam hal ini keserasian terbentur dari unsure unsure yang berbeda namun setimbang apa adanya ,misalnya perpaduan yang terjadi disaaat kita mengenakan pakaian maka harus adanya keserasian anatara baju dan celana yang kita pakai.
Oleh karena itu seorang filsuf inggris menyimpulkan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan hubangan bentuk yang terdapat diantara penerapan inderamawi kita (the beauty is unity of formal relations among our sence perception)
§  Teori Obyektif dan Teori Subyektif
The Liang Gie dalam buku estetika menjelaaskan bahwa dalam menciptakan seni ada dua teori yakni obyektif dan teori subyektif.
Salah satu pendukung dan persoalan pokok adalah keindahan dalam pandangan obyektif,mengenai suatu benda.teori obyektif mengatakan bahwa keindahan yang menciptakan nilai estetika adalah sifat yang memang telah melekat pada bentuk indah bersangkutan.
Teori subyektif menyatakan bahwa cirri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu takj ada yang ada hanya dalam diri seseorang yang mengamati sesuatu benda.karena teori subyektif hanya bergantung pada satu penilaian tersendiri.
§  Teori Perimbangan
Teori perimbangan tentang keindahan dari bangsa yunani kuno dulu dipahami pula dalam arti yang lebih terbatas. Yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. Bangsa Yunani menemukan bahwa hubungan –hubungan matematik yang cermat sebagaimana dalam ilmu ukur yang proporsi.
Teori perimbangan berlaku sejak abad ke-5 sebelum masehi sampai abad ke 17 masehi selama 22 abad. Teori tersebut runtuh karena desakan dari filsafat empirisme dan aliran aliran termasuk dalam seni.

Studi Kasus

Keindahan pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan tuhan. Ini berarti bahwa keindahan itu ciptan tuhan. Keindahan menyangkut kualita hakiki dari segala benda yang mengandung kesatuan (unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symetri), keseimbangan (balance), dan pertentangan (contrast). Dari ciri-ciri itu diambil kesimpulan,bahwa keindahan tersusun dari keselarasan dan pertentangan dari garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata. Keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Dua hal yang indah yang selalu berdampingan. Dua hal tersebut juga berdampingan dengan Manusia. Manusia diberikan keindahan yang sangat luar biasa oleh Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, manusia diharapkan untuk selalu menjaga keindahan-keindahan yang dimilikinya, yang ada pada dirinya agar senantiasa keindahan tersebut dapat berguna dan dinikmati oleh semua orang, serta untuk mengetahui suatu keindahan dibutuhkan hal-hal seperti renungan, keserasian, kehalusan dan kontemplasi.

Manusia dan Penderitaan

Manusia dan Penderitaan

PENGERTIAN PENDERITAAN
            Penderitaan berasal dari bahasa sansejerta yang berarti menahan atau menanggung atau merasakan sesuatu. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaaan sangat berbeda beda dalam tingkatan manusia.
Penderitaan akan didapatkan oleh semua mahkluk hidup, Tuhan memberikan kebahagiaan dan juga penderitaaan sebagai seni dalam hidup kita. Oleh karena itu mereka dating silih berganti. Baik dalam al-quran atau kitab suci agama lainnya banyak surat yang menguraikan tenang penderitaan yang dialami oleh manusia ,dan kewaspadaan akan hal tersebut.
SIKSAAN
            Sisksaan dapat diartikan sebagai siksaaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohaniah. Akibat dari siksaan maka timbulahan penderitaaan. Dengan siksaaan mereka membayar harga akan dosa dosa yang telah mereka lakukan.
Siksaan secara alamiah dapat berupa kebimbangan, ketakutan dan kesepian.
Kebimbangan dialami oleh sesorang yang tidak dapat memilih pilihan yang akan diambil.Kesepian dialami oleh seseorang akan rasa sepi yang ada dalam jiwanya ataupun lingkungannya. Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapt menyebabkan sesorang mendapatkan siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar besarkan maka akan menjadi sebuah phobia.
Ada beberapa contoh phobia yakni
§  Claustrophobia dan agoraphobia
§  Gamang
§  Kegelapan
§  Kesakitan
§  Kegagalan
Seseorang dapat dikatakan mengalami suatu phobia adalah karena ketakutan terbesar dalam diri mereka akan hal tersebut sudah mendarah daging dalam dirinya, sehinggga untuk memusanahkannya pun sangat susah. Acapkali phobia menjadi momok seseorang untuk membebaskan dirinya sendiri.

 KEKALUTAN MENTAL
Penderitaaan batin dalam ilmu psikologi disebut sebagai kekalutan mental,secara sederhana disebut sebagai gangguan jiwa.
Gejala gejala permulaaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah
§  Nampak tidak sehat pada jasmaninya, sepeti sering pusing,mual,demam
§  Pada kejiwaanya,sering merasa cemas,apatis,patah hati dll
Adapun tahapan gangguan kejiwaan antara lain adalah
§  Gejala gejala kehidupan jasmani dan rohani yang rusak
§  Usaha beratahan diri yang salah,dan bersifat negative
§  Kekalutan akan berbagai hal
Sebab sebab munculnya kekalutan antara lain dikarenakan
§  Kepribadian yang lemah
§  Terjadinya konflik sosial budaya
§  Cara pematangan batin
PENDERITAAN & PERJUANGAN
            Setiap manusia pasti mengalami penderitaaan baik berat ataupun ringan, yang pasti penderitaan secara merata dapat dirasakan oleh manusia itu sendiri.penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia itu sendiri artinya sudah menjadi konsekuensi tersendiri akanadanyan penderitaan.
Pembebasan dan perjuangan hakekatnya dalah lika liku kehidupan yang harus dihadapi, apapun harus diperjuangkan untuk mendapatkan hasil sesuai yang diingkan oleh manusia itu sendiri. Apabila kita ingin mendapatkan kesuksesan hendaknya diawali oleh perjuangan yang kuat demi membebaskan diri dari sebuah penderitaan.

.


Penderitaan yang timbul karena penyakit,siksaan,azab Tuhan
Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan. Namun kesabaran,tawakal dan optimis

PENGARUH PENDERITAAN
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memngalami hal dan dampak yang berbeda beda pada masing individu sesuai dengan sikap diri sendiri. Sikap positif dan sikap negative akan tertuang dalam hal tersebut.
 Contoh kasus
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap ini di ungkapkan dalam pribahasa “Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “Nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Sikap positif yaitu sikap untuk merubah keadaan awal dengan memperbaiki kesalahan agar tidak terjadi padanya yang kedua kali dengan memahami bahwa dampak kediri kita tidak lah baik .

Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya. Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengdakan perubahan nilai – nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.

Cinta dan Kasih

CINTA DAN KASIH

Menurut kamus bahasa Indonesia,cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang ,atauipun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan saying atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih adalah suatu perasaaan yang terdalam dalam diri manusia. Cinta memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia,sebab segala perasaan dimulai dari cinta.
Cinta mememiliki keterkaitan, keintiman,kemesraan, unsure unsur-unsur cinta sangat terkait antara satu dan yang lainnya, karena cinta yang membentuk segala unsure perasaan tersebut.Cinta juga diwarnai oleh kemesraan yang menggejolak.
Cinta diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan untuk menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup,mengembangkan potensi dirinya,dan mengaktualisasikan diri.
Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hiudup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya,tidak boleh tidak harus membatasi cintanya pada dirinya, akan tetapi menyalurkan cinta pada berbagai hal.
Cinta seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih saying,keturunan dan kerjasama antar suami dan istri
Cinta kebapakan
Mengingat antar ayah dan anak memiliki ikatan ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si ibu dan anak anaknya. Dorongan kebapaan, berbeda dengan dorongan keibuan pada layaknya.
Cinta kepada rosul
Pengertian saying terhadap rosul adalah sebagai utusan Allah yang diberikan wahyu untuk kita taati.


KASIH SAYANG
Pengertian kasih saying menurut kamus umum bahasa Indonesia adalalah perasaan cinta dan kasih saying yang meluap luap sebagai ungkapan yang tak biasa. Kasih saying hadir secara tulus dan tak memerlukan balasan, layaknya kasih saying orang tua dan anaknya. Kemampuan memberikan cinta dan kasih sayang,adalah hal yang mutlak dimiliki oleh manusia.
KEMESRAAN
Kemesraan adalah perasaaan cinta yang mendalam yang diekspresikan oleh manusia dengan berbagai hal sesuai dengan keinginan mereka dalam berbagai aspek hal.
PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual yang berbeda beda.
BELAS KASIH
Belas kasih adalah cinta yang memiliki kreteria ingin saling memiliki,saling bergantung satu dan lainnya. Cinta kasih dapat di realisasikan dengan berbagai hal.
 Contoh kasus

Dalam sebuah keluarga, rasa cinta dan kasih sayang merupakan hal yang sangat besar pengaruhnya. Pengaruh dari segi kehidupan berkeluarga bahkan dari segi kehidupan masing-masing anggota keluarga. Peran masing-masing anggota keluarga dalam memberikan cinta kepada sesamanya sangatlah besar. Tidak peduli dari mana datangnya, cinta dalam keluarga itu kuat. Dapat memberikan perubahan, kebahagiaan, dan bahkan kehidupan yang sempurna bagi suatu keluarga yang mendasaran cinta dan kasih sayang dalam fondasi keluarga mereka.

Thursday, March 24, 2016

Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusasteraan

ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTERAAN



Ilmu Budaya Dasar merupakan dasar kemanusiaan yang bersal dari bahasa inggris the humanities yang berarti manusiawi,lebih dan halus . pada umumnya humanities dikaitkan dengan ideology dan filsafat oleh karena itu dijadikan sebgai ilmu ilmu kemanusiaan,ada juga yang menerjemahkan menjadi pengetahuan budaya.
Hamper setiap saat seni mengambil peran penting dalam the humanities karena seni merupakan ekspresi yang bersifat tidak formatif. Hamper setiap jaman sastra memiliki peranan penting,karena sastra mempergunakan bahasa,sastra juga mudah berkomunikasi.
Cabang cabang seni yang lain pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi.sastra juga didukung oleh cerita yang mana orang akan tertarik dengan cerita. Oleh karena itu karya seni memeliki peranan penting.
Ada juga tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra dan karya sastra, yaitu :
ñ Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra.ñ Teori sastra adalah asas-asas dan prinsip-prinsip dasar mengenai sastra dan kesusastraan.ñ Seni sastra adalah proses kreatif menciptakan karya seni dengan bahasa yang baik, seperti puisi, cerpen/novel, atau drama.

Masalah sastra dan seni sangat erat hubungannya dengan ilmu budaya dasar, karena materi – materi yang diulas oleh ilmu budaya dasar ada yang berkaitan dengan sastra dan seni.Budaya Indonesia sangat menunjukkan adanya sastra dan seni didalamnya.

ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PROSA
Dalam kesusasteraan Indonesia kita mengenal Jenis prosa lama dan prosa baru
Prosa lama
-Dongeng-dongeng
-Hikayat
-Sejarah
-Epos
-Cerita pelipur lara
Prosa baru meliputi
-Cerita pendek
-Novel
-Biografi
-Kisah
-Aoutobiografi
NILAI-NILAI DALAM PROSA FIKSI
Adapun nilai –nilai yang diperoleh pembaca antara lain
§     Prosa fiksi memberikan kesenangan
Pembaca dapat pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri persitiwa dan kejadian yang dikisahkan
§     Prosa fiksi memberikan informasi
Kadangakala prosa fiksii memberikan informasi yang tidak ada pada ensklopedia
§     Prosa fiksi memberikan warisam cultural
Prosa dapat menstimulasi imaginasi,dan merupakan sarana warisan budaya
§     Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa seseorang dapat menilai banyak individu dan memberikan penilainh tersendiri terhadap peristiwa peristiwa yang telah terjadi
Karya sastra dapat menyuarakan aspiarasi jamanya yg mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki jamannya
Karya sastra yang menyeruakkan gejolak jamn biasaya mengajak pembaca untuk tidak melakukan sesuatu dan hanya merenung

Kedua karya sastra ini menyampaikan masalah dengan cara adanya interaksi antara para tokoh yang menyampaikan berbagai macam cerita yang diberikan

Manusia Dan Kebudayaan


MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
MANUSIA
Manusia dialam dunia memiliki peranan yang sangat unik. Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang sling tekait satu dan lainnya. Manusia tergolong pada mahluk biologi yakni sebgai mahluk mammalian atau hewan  menyusui. Sedangkan dalam hal ekonomi manusia cenderung untuk memperoleh keuntungan yang disebut sebagai (homo economic),manusia tidak dapat berdiri sendiri,manusia selalu menginginkan kekuasaan maka oleh karena itu manusia berbudaya,dan manusia memiliki Kebudayaan.

HAKEKAT MANUSIA
-Mahluk ciptaaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
-Mahluk ciptaan tuhan yang paling sempurna,jika dibandingkan dengan mahluk lainnya
-Mahluk biokultural,yaitu mahluk hayati yang budayawi
-Mahluk ciptaan tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi),mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan jika dikaji dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal,sedangkan dalam bahasa latin,kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai salah satu”segala sesuau yang dihasilkan oleh akal budi manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah dan tempat tinggalnya.
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
1.System religi (system kepercayaan)
2.Sistem organisasi kemasyarakatan
3.System pengetahuan
4.System mata pencaharian hidup dan system ekonomi
5.System teknologi dan peralatan
6.Bahasa
7.Kesenian
WUJUD KEBUDAYAAN
1.Kompleks gagasan,konsep dan pikiran manusia
Wujud ini disebut system budaya sifatnya abstark,tidak dapat dilihat dan berpusat pada kepala manusia penganutnya.
2.Kompleks aktivitas
Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi ,konkret,dapat di observasi
3.Wujud sebagai benda
Aktivis manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari penggunaan hasil karya.

Kebudayaan memiliki beberapa ciri, salah satunya dengan diteruskan nya kebudayaan melalui proses belajar. Apa maksud dari pengungkapan tersebut? maksudnya kebudayaan secara turun temurun akan terus berlanjut, tetapi tetap ada proses pembelajaran.

Ada beberapa hal Positive yang perlu kita tekankan dan ada beberapa hal Negative yang perlu kita jauhkan dalam kehidupan sehari- sehari mengenai manusia dan kebudayaan nya.

(+) Positive
1.Menghargai seluruh kebudayaan yang pernah kita ketahui dan temui
2.Melestarikan kebudayaan
3.Menjungjung tinggi nilai suatu kebudayaan
(-) Negative
1.Terpengaruh dengan budaya asing yang dapat merusak moral serta martabat khususnya di dalam kebudayan yang kita miliki, contoh nya seperti berpakaian yang kurang sopan akibat dari pengaruh budaya barat.
2.Kesenjangan budaya yang menyebabkan budaya yang satu dengan yang lain saling berselisih
3.Meninggalkan warisan budaya, seperti alat musik Tradisional Serunai dari daerah Minang yang sekarang jarang terlihat atau bahkan jarang digunakan oleh masyarakat pada umum nya.


STUDI KASUS :

Dalam masa-masa sedang majunya teknologi terlihat perilaku masyarakat yang sudah meninggalkan budayanya karena terpengaruh buudaya Negara lain, yang seperti kita sering lihat adalah perilaku remaja saat ini yang sudah jarang bahkan meninggalkan budaya negeri sendiri karena menganggap lebih kerennnya budaya asing, ironisnya budaya yang kita tinggalkan akhirnya di rebut oleh negara tentangga dan baru di akui jika sudah terjadi seperti itu, dan perilaku masyarakat yang sudah saling tidak peduli saya sering melihat di jalan masyarakat sudah tidak peduli terhadap sesama seperti tidak saling menghargai dan lain sebagainya contohnya pengendara motor menaiki trotoar dan mengklanson para pejalan kaki terlihat di sini budaya saling menghargai sudah hilang


Sunday, November 15, 2015

ILMU SOSIAL DASAR


 ILMU SOSIAL DASAR



 Penyusun:
    
·        Devi Mailyana (21315756)
·        Attiya Nur A
·        Zendy Adhinegoro
·        Hafiz Nur Rahmanda
·        Bagas Hestu
·        Racheel Devi Sabrina
·        Muhamad Ferial Putra

Kelas: 1TB05


                  

         
Kata Pengantar


Puji Syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan sebaik-baiknya dengan judul “Pengantar Ilmu Sosial Dasar”. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Makalah ini dibuat bukan hanya untuk melengkapi tugas mata kuliah Ilmu Sosial  Dasar, tetapi juga diharapkan bisa sebagai pedoman untuk menambah pengetahuan tentang perubahan sosial di kehidupan masyarakat sehingga kita bisa beradaptasi dan menyaring hal-hal yang positif dari kebudayaan baru yang akan berubah semakin cepat.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita dalam usaha mewujudkan proses kemajuan dalam kehidupan sosial dan berbudaya.

Penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Oleh karena itu, kami butuh kritik dan saran untuk penyempurnaan makalah ini. 














22 Oktober 2015




Penyusun







DAFTAR ISI


Kata Pengantar ………………..…….………………………………….……....... 1

Daftar Isi…………………………………………………………………..……...  2

BAB 1 PENDAHULUAN
1.          Latar Belakang…..………………………………………………………  3
2.          Rumusan Masalah…………………………………………….…………  4

BAB II PENGERTIAN
1.      Pengertian Ilmu Sosial Dasar…………………………..……….....……… 5
2.      Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial…………………...……... 5
3.      Tujuan Ilmu Sosial Dasar…………..……………………..………………. 6
4.      Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar ……………….………………...….….. 7
5.      Masalah–masalah sosial dalam Ilmu Sosial Dasar……………………………………………………………………...  7

BAB III PENUTUP
1.      Kesimpulan …….…………………………..…………………………..… 9
2.      Saran ..………..…………………………………………………………...  9

Daftar pustaka……………………………………...…………………..………...  10
















BAB I
PENDAHULUAN


LATAR BELAKANG
Ilmu Sosial Dasar merupakan salah satu ilmu sosial yang dipelajari untuk mengatasi atau memecahkan masalah sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Pada dasanya, ilmu sosial dasar memberikan gagasan atas masalah atau kejadian yang terjadi pada masyarakat yang dapat kita kaji dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam mayarakat.

Ilmu sosial dasar yang diperuntukan untuk menyelesaikan berbagai masalah pada akhirnya dimuat menjadi kurikulum bagi mahasiswa dalam proses pembelajarannya. Hal ini dikarenakan beberapa faktor yang mendukung di muatnya Ilmu Sosial Dasar dalam proses pembelajaran mahasiswa, antara lain :
1.    Banyaknya kritik yang ditunjukkan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi bahwa sistem pendidikan yang diberikan masih berbau kolonial dan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. Dalam hal ini pendidikan yang ditujukan pada sistem pendidikan Indonesia hanya diperuntukan agar para mahasiswa menjadi para ahli yang terampil di bidangnya, bukan terampil dalam bidang ilmu sosial dalam masyarakat.
2.    Sistem pendidikan saat ini masih tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya.
3.    Sistem pendidikan tinggi yang hanya melihat aspek keterampilan akademik. Mahasiswa dinilai kurang melihat perkembangan masyarakat luar karena hanya terfokus kepada bidang mahasiswa masing-masing.

Karena hal tersebut, banyak tenaga ahli yang ahli dalam bidangnya, namun wawasan terhadap fenomena yang terjadi dalam masyarakat sangatlah sempit. Padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah antara disiplin ilmu diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat yang demikian kompleks. Tidak hanya itu, sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang “elite” bagi masyarakat kita sendiri, kurang akrab dengan lingkungan masyarakat, tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya. Perguruan tinggi seolah-olah menara gading yang banyak menghasilkan sarjana-sarjana “tukang” tidak mau dan peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat. Sedangkan mahsiswa yang seharusnya dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan mempunyai tiga kemampuan, yaitu personal, akademis dan profesional.
1.    Kemampuan personal
Mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai agama, masyarakat, pancasila serta pandangan luas terhadap berbagai masalah masyarakat Indonesia.

2.    Kemampuan akademik
Mahasiswa diharuskan memiliki kemampuan akademik yang cukup setelah mereka menjadi sarjana. Kemampuan akademik yang perlu mereka milik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan dan mampu berpikir logis, kritis, sistematis dan analitis. Serta memiliki kemampuan untuk mengedintifikasi dan merumuskan masalah yang sedang dihadapi.

3.    Kemampuan professional
Kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dan mereka diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan yang tinggi dalam profesinya.


RUMUSAN MASALAH
Rumusan dari makalah ini adalah:
1.    Pengertian Ilmu Sosial Dasar
2.    Tujuan dari Ilmu sosial Dasar
3.    Ruang lingkup Ilmu Sosial Dasar
4.    Masalah-masalah sosial dalam Ilmu Sosial Dasar






BAB II
PENGERTIAN

Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia.

Maka dari itu, pelajaran ilmu sosial dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya.

ILMU SOSIAL DASAR & ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
·         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang didasari berdasarkan suatu nilai dalam berkependudukan yang bertempat di suatu negara. Bisa dengan cara menilai, menyimpulkan, dan juga menganalasis suatu permasalahan yang ada di sekitarnya, menggunakan suatu nilai yang  terpenting dalam ilmu sosial dasar. Nilai penting dalam ilmu sosial dasar yaitu fakta, konsep, dan teori, semua nilai tersebut diambil dari sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
·         Ilmu Pengetahuan Sosial
Pengertian ilmu pengetahuan sosial lebih diartikan dengan “penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Ilmu Pengetahuan Sosial itu sendiri mempunyai arti ilmu yang mempelajari tentang hubungan sosial di dalam bermasyarakat. Ilmu Pengetahuan Sosial juga mengajarkan kita dalam berinteraksi yang baik dengan masyarakat sekitar. Misalnya, kita harus menghormati orang yang lebih tua, berbicara dengan bahasa yang baik dan benar, dan bersikap sopan santun.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan yaitu :
·         Adapun persamaan antara keduanya adalah :
  1. Keduanya sama-sama merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
  2. Keduanya bukan berada dalam disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari fakta sosial dan masalah sosial.
·         Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
  1. Ilmu Sosial Dasar diberikan di perguruan tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan hanya di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
  2. Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah yang tunggal, sedangkan  Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
  3. Ilmu Sosial Dasar lebih tertuju kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

TUJUAN ILMU SOSIAL DASAR
·        Tujuan umum ialah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam.

·        Tujuan khusus:
1.    Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-maslah sosial yang ada dalam masyarakat.
2.    Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
3.    Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya).
4.    Memahami jalan pikiran para ahli dalalm bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalalm rangka penanggulangan maslah sosial yang timbul dalam masyarakat.

RUANG LINGKUP ILMU SOSIAL DASAR
Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul di dalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar yaitu :
1.    Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2.    Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
3.    Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.
Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
1.    Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan.
2.    Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3.    Masalah pemuda dan sosialisasi.
4.    Masalah hubungan antara warga negara dan negara.
5.    Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6.    Masalah masyarakat perkotaan dan masalah pedesaan.
7.    Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8.    Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.

MASALAH – MASALAH SOSIAL DALAM ISD

Ilmu sosial juga menelaah gejala-gejala yang wajar dalam masyarakat seperti norma-norma, kelompok sosial, lapisan masyarakat, lembaga-lembaga kemasyarakatan, proses sosial, perubahan sosial dan kebudayaan, serta perwujudannya. Tidak semua gejala tersebut berlangsung secara normal sebagaimana dikehendaki masyarakat bersangkutan. Gejala – gejala tersebut dinamakan masalah – masalah sosial. Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Atau menghambat terpenuhinya keinginan – keinginan pokok warga kelompok sosial tersebut sehingga menyebabkan kepincangan ikatan sosial.

Beberapa contoh masalah sosial dalam masyarakat antara lain: pengangguran, kebodohan, kemiskinan, kenaikan sembako, kejahatan, pungutan liar, tuna wisma, penggusuran, peperangan, disorganisasi keluarga, homoseksualitas, kebakaran, bencana alam, pencemaran lingkungan, dan  tingginya angka kelahiran.
1.    Kemiskinan
Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.
2.    Kejahatan
Kejahatan disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama, yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya.
3.    Disorganisasi Keluarga
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajibannya yang sesuai dengan peranan sosialnya.
4.    Peperangan
Peperangan merupakan suatu bentuk pertentangan dan juga suatu lembaga kemasyarakatan. Peperangan merupakan bentuk pertentangan yang setiap kali diakhiri dengan suatu akomodasi.
5.    Pelacuran
Pelacuran merupakan suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual dengan mendapat upah.
6.    Homoseksualitas
Homoseksualitas merupakan pola perilaku para homoseksual, sedangkan homoseksual adalah seseorang yang cenderung mengutamakan orang yang sejenis kelaminnya sebagai mitra seksual.







BAB III
PENUTUP


KESIMPULAN

Ilmu Sosial Dasar sangatlah penting dan berpengaruh terhadap kehidupan kita, karena sangat membantu kita untuk menjadi individu yang baik. Selain itu juga Ilmu Sosial Dasar pada hakikatnya mengingatkan kepada setiap manusia bahwa manusia adalah makhluk sosial sehingga tidak jarang terjadi masalah antara setiap manusia.


SARAN

Sebagai makluk sosial, manusia\ hidup saling bergantung terhadap manusia lain. Jadi, janganlah menjadi pribadi yang hanya mementingkan individu sendiri melainkan ikut memikirkan orang-orang yang ada di sekitar kita.




VIDEO:



















DAFTAR PUSTAKA



http://galihpermanaworks.blogspot.co.id
http://ariefsz.blogspot.co.id
https://praptoprasojo.wordpress.com


 
Back To Top
Copyright © 2014 Muhamad Ferial Putra Ramadhan. Designed by OddThemes